Vol 7 (2020): December
Environmental Law

Criminalizing Corporations In Environmental Crimes
Memidanakan Korporasi Dalam Kejahatan Lingkungan Hidup


Sanggup Leonard Agustian
Fakultas Hukum Universitas Agung Podomoro, Indonesia *
Fajar Sugianto
Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan Karawaci jakarta, Indonesia
Tomy Michael
Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Indonesia

(*) Corresponding Author
Published February 13, 2021
Keywords
  • corporation,
  • living environment,
  • criminal
How to Cite
Agustian, S. L., Sugianto, F., & Michael, T. (2021). Criminalizing Corporations In Environmental Crimes . Rechtsidee, 7. https://doi.org/10.21070/jihr.2020.7.697

Abstract

The research objective is to find out how criminal law against the environment accommodates criminal acts committed by corporations and to find out the practice of settlement through criminal law instruments in terms of corporate criminal liability in the environmental sector. The research method used is a normative juridical research method. There is the existence of criminal law as a part of 3 law enforcement regimes (state administrative law and civil law). then the involvement of criminal law in the settlement in the environmental sector regulates the existence of corporate criminal liability (business entity) as a subject of criminal law. The corporate criminal responsibility used by the UUPPLH is strict liability according to the law.

Downloads

Download data is not yet available.

Metrics

Metrics Loading ...

References

  1. P. M. Faiz, “Perlindungan terhadap Lingkungan dalam Perspektif Konstitusi,” J. Konstitusi, 2016, doi: 10.31078/jk1344.
  2. J. Park, K. Conca, and M. Finger, The crisis of global environmental governance: Towards a new political economy of sustainability. 2008.
  3. Pemerintah RI, UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. 2009.
  4. S. E. Lestari and H. Djanggih, “URGENSI HUKUM PERIZINAN DAN PENEGAKANNYA SEBAGAI SARANA PENCEGAHAN PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP,” Masal. Huk., 2019, doi: 10.14710/mmh.48.2.2019.147-163.
  5. S. Akhmaddhian, “PENEGAKAN HUKUM LINGKUNGAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA (Studi Kebakaran Hutan Tahun 2015),” UNIFIKASI J. Ilmu Huk., 2016, doi: 10.25134/unifikasi.v3i1.404.
  6. P. L. Hidup, R. Hasibuan, M. Si, D. Tetap, and S. Labuhanbatu, “ANALISIS DAMPAK LIMBAH/SAMPAH RUMAH TANGGA TERHADAP PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP,” Ilmiah, 2016.
  7. T. Michael, “KAJIAN KRITIS TERHADAP RANCANGAN PERATURAN WALIKOTA SURABAYA TENTANG TATA CARA PENERBITAN IZIN PENYELENGGARAAN PARKIR DI LUAR RUANG MILIK JALAN,” J. Huk. Bisnis Bonum Commune, 2019, doi: 10.30996/jhbbc.v2i1.2318.
  8. W. G. Friedmann, “Corporate Power, Government by Private Groups, and the Law,” Columbia Law Rev., 1957, doi: 10.2307/1119793.
  9. D. Gumilang, O. Yudianto, and E. H. Setyorini, “LEGALITAS SURAT KUASA YANG DITERBITKAN SEORANG BURON,” J. Huk. Magnum Opus, 2019, doi: 10.30996/jhmo.v2i2.2497.
  10. A. Brudner and A. Brudner, “Liability for Public Welfare Offences,” in Punishment and Freedom, 2009.
  11. W. Gunakaya, “Inkonsistensi logika dalam perkara tindak pidana korupsi,” J. Yudisial, 2008, doi: http://dx.doi.org/10.29123/jy.v4i2.194.
  12. A. Saputra and A. Mahyani, “TINJAUAN YURIDIS TRADING IN INFLUENCE DALAM TINDAK PIDANA KORUPSI,” Mimb. Keadilan, 2017, doi: 10.30996/mk.v0i0.2201.
  13. D. Priyatno and K. Kristian, “The Formulation Policy on Corporate Criminal Liability System For The 1950 - 2017 Period and Its Harmonization in The Renewal of National Criminal Law,” UNIFIKASI J. Ilmu Huk., 2018, doi: 10.25134/unifikasi.v5i2.1392.
  14. M. R. Hidayat, K. Nasution, and S. Setyadji, “Kekuatan Hukum Pengikat Hak Tanggungan Atas Jaminan Kredit,” J. Akrab Juara, 2020, doi: 10.11693/hyhz20181000233.
  15. F. Sugianto, “NET BENEFIT ANALYSIS TO THE REFERENT GROUP TERHADAP DAMPAK IMUNITAS HUKUM APARAT PENEGAK HUKUM DI INDONESIA,” DiH J. Ilmu Huk., 2016, doi: 10.30996/dih.v12i23.891.
  16. T. Michael, “RIGHT TO HAVE RIGHTS,” Mimb. Keadilan, p. 106, Feb. 2017, doi: 10.30996/mk.v0i0.2203.
  17. S. W. Rahayu and F. Sugianto, “IMPLIKASI KEBIJAKAN DAN DISKRIMINASI PELARANGAN EKSPOR DAN IMPOR MINYAK KELAPA SAWIT DAN BIJIH NIKEL TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA,” DiH J. Ilmu Huk., 2020, doi: 10.30996/dih.v16i2.3439.
  18. Y. Yohana and A. Sahari, “PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA KORPORASI PERBANKAN,” J. Mercat., 2017, doi: 10.31289/mercatoria.v10i1.619.
  19. T. Rahmadi, “PENGELOLAAN SUMBERDAYA HUTAN: PEMBAGIAN KEWENANGAN ANTARA PEMERINTAH PUSAT DAN PEMERINTAH DAERAH,” J. Huk. Pembang., 2017, doi: 10.21143/jhp.vol32.no3.1347.
  20. K. Nasution, “PENGGUNAAN KETERANGAN PERUSAHAAN DALAM TINDAK PIDANA KORUPSI,” DiH J. Ilmu Huk., 2019, doi: 10.30996/dih.v15i2.2407.
  21. L. T. D. Soelistyo, “PERKEMBANGAN BARU TENTANG KONSTITUSI DSN KONSTITUSIONALISME DALAM TEORI DAN PRAKTIK,” Mimb. Keadilan, 2019, doi: 10.30996/mk.v12i2.2389.
  22. E. Dwiharyani, . I., and M. Priyanta, “IMPLIKASI HUKUM PELANGGARAN KOEFISIEN DASAR BANGUNAN PADA RUANG TERBUKA HIJAU PRIVAT DALAM KAWASAN INDUSTRI TERHADAP PELESTARIAN FUNGSI LINGKUNGAN HIDUP,” Acta Diurnal J. Ilmu Huk. Kenotariatan dan ke-PPAT-an, 2018, doi: 10.24198/acta.v1i2.119.
  23. S. S. Simpson, M. Rorie, M. Alper, N. Schell‐Busey, W. S. Laufer, and N. C. Smith, “Corporate Crime Deterrence: A Systematic Review,” Campbell Syst. Rev., 2014, doi: 10.4073/csr.2014.4.
  24. A. Hamzah, “KORUPSI DAN PENGELOLAAN PROYEK PEMBANGUNAN,” J. Huk. Pembang., 1983, doi: 10.21143/jhp.vol13.no6.999.
  25. Z. Akrial and H. Susanti, “Analisis Terhadap Korporasi Sebagai Subyek Hukum Didalam Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” UIR LAW Rev., 2017, doi: 10.25299/uirlrev.2017.1.02.953.
  26. D. M. Hardiman, “ASAS ULTIMUM REMIDIUM DALAM PENEGAKAN HUKUM ADMINISTRASI PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP,” J. Ilm. Galuh Justisi, 2017, doi: 10.25157/jigj.v4i2.319.
  27. G. Centre, S. Futures, N. America, and D. Cameron, “Earth has lost a third of arable land in past 40 years, scientists say,” Enviromental Research Web, 2015. .
  28. T. Michael, “KORELASI HUKUM DOCUMENT ON HUMAN FRATERNITY FOR WORLD PEACE AND LIVING TOGETHER DENGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2007 TENTANG PENANGGULANGAN BENCANA,” J. Huk. Magnum Opus, 2019, doi: 10.30996/jhmo.v2i2.2178.
  29. L. M. Fauziah, N. Kurniati, and . I., “ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN MENJADI KAWASAN WISATA DALAM PERSPEKTIF PENERAPAN ASAS TATA GUNA TANAH,” Acta Diurnal J. Ilmu Huk. Kenotariatan dan ke-PPAT-an, 2018, doi: 10.24198/acta.v2i1.163.
  30. M. D. Silalahi, “Lingkungan Sebagai Subyek Hukum dan Kewenangan Publik LSM Lingkungan,” J. Huk. Pembang., 2017, doi: 10.21143/jhp.vol19.no5.1160.